
Pembelajaran PKn SD/MI
Rp120000.00
Pendidikan Kewarganegaraan di tingkat SD/MI bukan sekadar pembelajaran tentang Pancasila, UUD 1945, demokrasi, atau Negara Kesatuan Republik Indonesia. Lebih dari itu, PKn merupakan proses penting untuk menumbuhkan pengetahuan, keterampilan, sikap, dan kebiasaan peserta didik agar mampu menjadi warga negara yang cerdas, bertanggung jawab, toleran, dan mencintai tanah air.
Pembelajaran PKn SD/MI hadir sebagai buku referensi yang memadukan landasan konseptual, substansi kewarganegaraan, strategi pembelajaran, praktik pedagogis, serta tantangan kewarganegaraan di era digital. Buku ini disusun secara sistematis dalam enam bagian dan delapan belas bab, mulai dari hakikat dan landasan PKn, materi Pancasila, UUD 1945, Bhinneka Tunggal Ika, NKRI, HAM, demokrasi, dan bela negara, hingga model pembelajaran inovatif, media dan teknologi, perencanaan serta evaluasi pembelajaran, praktikum dan microteaching.
Salah satu kekuatan buku ini adalah upaya menghubungkan pendidikan kewarganegaraan dengan konteks Madrasah Ibtidaiyah melalui integrasi nilai-nilai Islam, termasuk nilai _rahmatan lil ‘alamin_, Aswaja, _tawasuth_, _tawazun_, _i‘tidal_, _tasamuh_, _tabayyun_, dan _hubbul wathon_. Dengan demikian, pembelajaran PKn diarahkan untuk membangun generasi yang tidak hanya memiliki kesadaran kebangsaan, tetapi juga memiliki karakter religius dan mampu hidup dalam keberagaman.
Buku ini juga membawa PKn berhadapan dengan persoalan aktual di era _post-truth_: disinformasi, hoaks, intoleransi, ujaran kebencian, polarisasi, dan rendahnya literasi digital. Karena itu, pembelajaran PKn tidak cukup berhenti pada transfer pengetahuan, tetapi perlu membangun kemampuan berpikir kritis, memverifikasi informasi, berdialog secara demokratis, serta menggunakan media digital secara cerdas dan beretika.
Dilengkapi dengan contoh model pembelajaran, media, asesmen, studi kasus, praktikum, microteaching, dan proyek pembelajaran, buku ini dapat menjadi rujukan bagi mahasiswa PGSD/PGMI, dosen, guru SD/MI, maupun praktisi pendidikan dalam merancang pembelajaran kewarganegaraan yang konkret, kontekstual, aktif, dan bermakna.
Buku ini mengajak kita melihat PKn bukan sebagai pelajaran hafalan, melainkan sebagai ruang untuk belajar menjadi warga negara—mulai dari kelas, sekolah, keluarga, masyarakat, hingga ruang digital. Dari sinilah fondasi warga negara Indonesia yang cerdas, demokratis, berkarakter Pancasila, religius, dan beretika dibangun.
Dr. Ali Imron, S.Pd.I., M.Pd.I.
